Utusan Iran Mengatakan Negara Khawatir tentang Serangan Kabul –


TEHRAN (Berita Iran) – Asisten menteri luar negeri Iran dan utusan khusus untuk Kabul, Mohammad Ebrahim Taherian, menyatakan keprihatinan tentang penyebaran ketidakamanan di Afghanistan setelah tiga serangan menewaskan beberapa pasukan keamanan Afghanistan pada hari Sabtu.

Dalam sambutannya pada hari Sabtu, Taherian menyuarakan keprihatinan tentang meningkatnya ketidakamanan di Afghanistan, terutama atas serangan bom di Kabul.

“Pemulihan perdamaian dan stabilitas bukan hanya permintaan publik dari rakyat, pemerintah, dan berbagai arus Afghanistan, tetapi juga kebutuhan dalam rangka promosi kerjasama regional dan pencapaian keamanan kolektif,” tambahnya.

Diplomat Iran juga menunjuk pada langkah-langkah baru-baru ini yang disetujui oleh konsultatif Loya Jirga untuk perdamaian di Afghanistan, menekankan perlunya mempersiapkan landasan untuk mengadakan negosiasi intra-Afghanistan dengan tujuan mencapai kesepakatan, dan mengekspresikan kesiapan Republik Islam Iran. untuk kerjasama dalam meluncurkan negosiasi, menurut situs Kementerian Luar Negeri.

Setidaknya 14 pasukan keamanan tewas dalam tiga serangan di Afghanistan pada hari Sabtu.

Sembilan pasukan keamanan tewas dan satu luka-luka dalam serangan di satu pos pemeriksaan di provinsi Takhar utara, sementara serangan lain di provinsi timur laut Badakhshan menewaskan empat pasukan keamanan.

Sementara itu, tiga ledakan bom magnet di ibu kota Kabul menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya empat orang, termasuk seorang warga sipil.

Tidak ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Kabul yang baru-baru ini mengalami lonjakan ledakan bom lengket.

Di Buat dan Disajikan Oleh : https://totohk.co/

Iran Panggil Duta Besar UEA atas Insiden Penembakan –


TEHRAN (Berita Iran) – Tagihan d’affaires Uni Emirat Arab (UEA) dipanggil ke Kementerian Luar Negeri Iran atas langkah penjaga pantai UEA untuk menembak sejumlah kapal penangkap ikan Iran dan penyitaan salah satunya di Teluk Persia pada 17 Agustus 2020.

Tepat setelah insiden di mana dua nelayan juga terbunuh, pejabat Iran yang relevan memasukkan agenda mereka untuk segera menyelidiki peristiwa tragis tersebut. Setelah situasi di lapangan diperiksa dengan cermat, diplomat UEA dipanggil ke kementerian pada dini hari keesokan harinya oleh direktur Departemen Urusan Hukum Internasional kementerian.

Di kementerian, pejabat Iran mengutuk pelecehan kapal UEA terhadap kapal penangkap ikan Iran, mengatakan tanggung jawab atas tindakan ilegal dan di luar norma ini berada pada pemerintah UEA.

Dia menekankan bahwa mereka yang ditangkap serta perahu nelayan yang disita harus dibebaskan, dan jenazah mereka yang terbunuh harus diserahkan ke Iran. Pejabat Iran juga menuntut kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan dan meminta UEA untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah kejadian seperti itu terjadi lagi di masa depan.

Para daffaires UEA, pada bagiannya, menyatakan penyesalan atas insiden tersebut, dan menggarisbawahi bahwa dia akan memberi tahu Abu Dhabi tentang perkembangan yang sesuai.

Dalam waktu kurang dari 24 jam, pertemuan lain juga diadakan antara diplomat UEA dan pejabat Iran untuk menindaklanjuti hasil pembicaraan sebelumnya.

Menyusul perkembangan ini di Teheran dan berkat upaya kedutaan besar Iran di UEA, pemerintah Abu Dhabi mengirimkan catatan resmi kemarin yang menyatakan kesedihan mendalam atas insiden tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk menebus semua kerusakan yang ditimbulkan.

Selain itu, melalui koordinasi penjaga perbatasan kedua negara, kapal penangkap ikan yang disita dan awaknya dibebaskan. Prosedur hukum untuk menyerahkan jenazah orang yang terbunuh sedang dilakukan.

Apalagi di hari yang sama (17 Agustus 2020) sebuah kapal UEA dicegat dan awaknya ditangkap oleh kapal penjaga perbatasan Iran karena secara ilegal memasuki perairan Iran. Prosedur hukum sedang dilakukan untuk melihat situasi kapal.

Kementerian Luar Negeri menganggap perlu untuk sekali lagi mengumumkan kepada semua negara di Teluk Persia bahwa Republik Islam Iran tidak akan melanggar kepentingannya dan tidak ada pelecehan terhadap warga negaranya di Teluk Persia, dan akan mengadopsi semua tindakan yang diperlukan untuk mendukung kapalnya. dan warga negara.

Di Buat dan Disajikan Oleh : https://totohk.co/