3 Mati Setelah Minum Obat Sebagai Pengganti Minuman Keras: Polisi Chhattisgarh

NDTV News


Penyelidikan mengungkapkan ketiganya telah mengonsumsi beberapa obat sebagai pengganti alkohol. (Representasional)

Raipur:

Tiga orang tewas setelah diduga mengonsumsi obat homeopati berbasis alkohol sebagai pengganti minuman keras di ibukota Chhattisgarh Raipur, kata polisi pada Minggu.

Kematian terjadi pada 7 Mei, tetapi penyebabnya terungkap pada hari Minggu setelah penyelidikan dilakukan berdasarkan laporan otopsi salah satu korban, kata RK Mishra, petugas rumah stasiun (SHO) kantor polisi Garis Sipil di Raipur.

Para korban diidentifikasi sebagai Manish Verma (37), Dalvir Singh Parmar (25) dan Balvindar Singh (29), semua warga daerah Pandri di Raipur, katanya.

“Pada 7 Mei lalu, Verma meninggal dunia di rumahnya, sedangkan dua lainnya meninggal saat dirawat di RSUD Dr BR Ambedkar Memorial di hari yang sama,” ujarnya.

Mencurigai bahwa Verma meninggal karena COVID-19, keluarganya melakukan upacara terakhirnya, kata Mishra.

“Namun, laporan otopsi Singh mengindikasikan bahwa ia meninggal karena keracunan alkohol yang tidak diketahui, sedangkan Paramar karena serangan jantung, menyusul kemudian polisi melakukan penyelidikan,” katanya.

Penyelidikan mengungkapkan bahwa ketiganya telah mengonsumsi beberapa obat homeopati bersama-sama sebagai pengganti alkohol, setelah itu kondisinya memburuk, kata SHO, menambahkan bahwa belum dipastikan obat apa yang mereka konsumsi.

Penyelidikan lebih lanjut terhadap masalah ini sedang berlangsung.

Dalam insiden serupa, sembilan orang tewas di sebuah desa di distrik Bilaspur negara bagian antara 4 dan 6 Mei setelah diduga mengonsumsi sirup homeopati berbasis alkohol sebagai pengganti minuman keras, kata polisi.

(Kecuali untuk tajuk utama, cerita ini belum diedit oleh staf NDTV dan diterbitkan dari umpan tersindikasi.)

Di Buat dan Disajikan Oleh : Result SGP