Bendera India Terlihat Saat Serangan Capitol AS. Video Adalah Viral

NDTV News


Tiga warna India terlihat di lautan merah dan biru pada serangan Capitol AS.

Tiga warna India terlihat di antara lautan bendera Amerika selama serangan Capitol Hill hari Rabu. Kekacauan itu terjadi ketika ribuan pendukung Presiden AS Donald Trump yang keluar memenuhi Capitol Hill di Washington DC, melewati keamanan. Para pengunjuk rasa menggeledah kantor, membalik meja, memecahkan jendela dan menjarah gedung.

Kekerasan dimulai ketika ribuan pengunjuk rasa pro-Trump mendorong ke Front Timur halaman Capitol, beberapa mengibarkan bendera Trump, beberapa bendera Amerika.

Satu video yang diambil di tempat kejadian menunjukkan orang tak dikenal mengibarkan bendera India sambil melambai di samping puluhan bendera merah dan biru. Sementara beberapa pengunjuk rasa mengangkat spanduk berkilauan bintang Amerika, yang lain mengibarkan bendera biru yang menyatakan Trump 2024. Satu-satunya warna India tampak kontras dalam video yang dibagikan oleh jurnalis Alejandro Alvarez.

Video itu memicu reaksi penasaran dan juga kemarahan di Twitter ketika beberapa orang India mempertanyakan apa yang dilakukan bendera India pada protes Capitol AS.

Newsbeep

“Bukan tempat di mana kami ingin melihat bendera India kami,” tulis seorang pengguna Twitter yang termasuk yang pertama melihatnya.

Anggota parlemen BJP, Varun Gandhi, juga menggunakan platform mikroblog untuk bertanya-tanya bagaimana bendera India muncul di Capitol. “Kenapa ada bendera India di sana ??? Ini satu pertarungan yang pasti tidak perlu kita ikuti …” tulisnya.

Anggota Rajya Sabha Priyanka Chaturvedi juga mengkritik kehadiran bendera India dan menulis, “Jangan gunakan tiga warna kami untuk berpartisipasi dalam tindakan kekerasan & kriminal di negara lain.”

Sementara itu, komedian Vir Das dan beberapa orang lainnya menuding orang yang membawa bendera tersebut.

Empat orang tewas dalam kekerasan yang terjadi di Capitol. Pendukung Donald Trump berkerumun di dalam gedung di tengah sesi Kongres untuk mengesahkan kemenangan pemilihan Joe Biden, yang mengarah ke tuduhan bahwa Presiden AS yang akan keluar itu berusaha untuk melakukan kudeta.

Klik untuk berita yang lagi ngetren


Di Buat dan Disajikan Oleh : Togel Singapore Hari Ini