Cairan Cetak 3D Unik yang Disalurkan untuk Pengujian Medis –


TEHRAN (Berita Iran) – Dalam sebuah studi baru yang inovatif, para peneliti telah mencetak 3D saluran cairan unik pada skala mikron yang dapat mengotomatiskan produksi diagnostik, sensor, dan tes yang digunakan untuk berbagai tes medis dan aplikasi lainnya.

Tim ini adalah orang pertama yang mencetak struktur ini secara 3D pada permukaan melengkung, memberikan langkah awal untuk mencetaknya suatu hari nanti secara langsung di kulit untuk mendeteksi cairan tubuh secara real-time. Penelitian ini dipublikasikan di Science Advances, Phys melaporkan.

Microfluidics adalah bidang yang berkembang pesat yang melibatkan kontrol aliran fluida pada skala mikron (sepersejuta meter). Mikrofluida digunakan dalam berbagai area aplikasi termasuk penginderaan lingkungan, diagnostik medis (seperti COVID-19 dan kanker), pengujian kehamilan, skrining dan pengiriman obat, dan tes biologis lainnya.

Nilai pasar mikrofluida global saat ini diperkirakan dalam miliaran dolar. Perangkat mikrofluida biasanya dibuat dalam ruang bersih dengan lingkungan terkontrol menggunakan teknik multi-langkah yang kompleks yang disebut fotolitografi. Proses fabrikasi melibatkan cairan silikon yang dialirkan di atas permukaan berpola dan kemudian diawetkan sehingga pola tersebut membentuk saluran pada pelat silikon yang dipadatkan.

Dalam studi baru ini, saluran mikrofluida dibuat dalam satu langkah menggunakan pencetakan 3D. Tim menggunakan printer 3D yang dibuat khusus untuk langsung mencetak saluran mikrofluida pada permukaan di lingkungan lab terbuka. Saluran ini berdiameter sekitar 300 mikron — sekitar tiga kali ukuran rambut manusia (seperseratus inci). Tim tersebut menunjukkan bahwa aliran fluida melalui saluran dapat dikontrol, dipompa, dan diarahkan kembali menggunakan serangkaian katup.

Mencetak saluran mikrofluida ini di luar pengaturan ruang bersih dapat menyediakan otomatisasi dan portabilitas berbasis robotik dalam memproduksi perangkat ini. Untuk pertama kalinya, para peneliti juga dapat mencetak mikrofluida langsung ke permukaan yang melengkung. Selain itu, mereka mengintegrasikannya dengan sensor elektronik untuk kemampuan penginderaan lab-on-a-chip.

“Upaya baru ini membuka banyak kemungkinan masa depan untuk perangkat mikrofluida,” kata Michael McAlpine, seorang profesor teknik mesin dan peneliti senior dari Universitas Minnesota pada studi tersebut. “Dapat mencetak perangkat ini secara 3D tanpa ruang bersih berarti bahwa alat diagnostik dapat dicetak oleh dokter langsung di kantor mereka atau dicetak dari jarak jauh oleh tentara di lapangan.”

Tapi McAlpine mengatakan masa depan bahkan lebih menarik.

“Mampu mencetak pada permukaan yang melengkung juga membuka banyak kemungkinan dan kegunaan baru untuk perangkat, termasuk mencetak mikrofluida langsung pada kulit untuk penginderaan waktu nyata dari cairan dan fungsi tubuh,” kata McAlpine, yang memegang jabatan guru besar Keluarga Kuhrmeyer di Jurusan Teknik Mesin.

Di Buat dan Disajikan Oleh : Totosgp