Iran Luncurkan Kendaraan Peluncuran Satelit Zoljanah – iran news daily iran news now


TEHRAN (Berita Iran) – Kementerian Pertahanan Iran telah meluncurkan kendaraan peluncuran satelit baru yang dirancang dan diproduksi di dalam negeri yang mampu menempatkan satelit ke orbit 500 km di atas permukaan tanah.

Ahmad Hosseini, juru bicara Departemen Luar Angkasa Kementerian Pertahanan Iran, mengatakan pada hari Senin bahwa kendaraan peluncuran satelit baru didasarkan pada teknologi mesin bahan bakar padat paling kuat yang dicapai oleh spesialis negara itu untuk pertama kalinya.

“Untuk pertama kalinya di bidang ilmu antariksa, uji peluncuran kendaraan peluncur satelit Zuljanah telah dilakukan setelah mencapai teknologi mesin bahan bakar padat terkuat dengan tujuan melakukan uji suborbital,” tambahnya.

Kendaraan peluncur satelit tiga fase, yang sebanding dengan yang paling canggih di dunia dalam aspek teknis, menikmati dua fase dorong padat dan satu fase dorong cair, tambahnya.

Pejabat itu mencatat bahwa pembawa peluncuran mampu membawa satelit dengan berat 220kg ke orbit 500 km di atas tanah.

Hosseini mengatakan salah satu pencapaian terpenting dari tes ini adalah mengoperasikan mesin bahan bakar padat paling kuat di negara itu dengan daya dorong 750 ton.

Juru bicara itu mengatakan Iran sekarang memiliki tiga operator satelit yang beroperasi, yaitu Zoljenah, Sarir, dan Soroush.

Sarir mampu membawa muatan satu ton ke ketinggian 1.000 km dan akan menggantikan Simorgh, tambahnya.

Kendaraan peluncur satelit akan siap untuk menempatkan satelit operasional ke orbit setelah menyelesaikan tes penelitian, katanya, menambahkan bahwa mengurangi biaya dan meningkatkan kecepatan pencapaian tujuan adalah di antara fitur utamanya.

Iran telah menggunakan berbagai kendaraan peluncuran satelit bahan bakar fluida untuk menempatkan satelit ke orbit.

Pasukan elit menembakkan satelit – dijuluki Nour (Light) -1 – di atas kendaraan peluncuran satelit Qased (Carrier) selama operasi yang dilakukan di Dasht-e Kavir, gurun tengah Iran yang luas.

Satelit itu ditempatkan ke orbit 425 kilometer di atas permukaan bumi.

Itu terjadi setelah Menteri Pertahanan Brigadir Jenderal Amir Hatami mengatakan pada Februari tahun lalu bahwa kendaraan peluncur satelit Iran tidak ada hubungannya dengan kegiatan militernya dan sepenuhnya berada di luar praktik pertahanan negara.

“Kendaraan peluncur satelit tidak ada hubungannya dengan rudal, dan merupakan masalah non-defensif dan non-militer,” kata Hatami.

Di Buat dan Disajikan Oleh : Togel Online