Jharkhand: Setelah Bandh Terbaru Organisasi Naxalite, Pengaturan Keamanan Yang Ketat Dibuat Di Palamu Mandal
Jharkhand

Jharkhand: Setelah Bandh Terbaru Organisasi Naxalite, Pengaturan Keamanan Yang Ketat Dibuat Di Palamu Mandal

PTI, Medinagar

Diterbitkan oleh: Kuldeep Singh |
Diperbarui Rab, 24 Nov 2021 06:53 IST

Ringkasan

Seorang perwira polisi senior mengatakan bahwa CPI (Maois) telah menyerukan sebuah bandh di Bihar, Chhattisgarh, Benggala Barat dan Jharkhand mulai Selasa tengah malam. DIG (Divisi Palamu) Rajkumar Lakra mengatakan kepada media, “Kami telah mengerahkan polisi bersenjata distrik dan pasukan paramiliter di distrik Palamu, Garhwa dan Latehar di bawah divisi Palamu untuk menangani situasi apa pun selama bandh.”

Polisi Jharkhand
– Foto : Media Sosial

mendengar berita

Pengaturan keamanan yang rumit telah dibuat di divisi Palamu Jharkhand mengingat bandh tiga hari yang dipanggil oleh organisasi terlarang di empat negara bagian untuk memprotes penangkapan pemimpin puncaknya Prashant Bose alias Kishan Da. Seorang perwira polisi senior memberikan informasi ini pada hari Selasa.

Seorang perwira polisi senior mengatakan bahwa CPI (Maois) telah menyerukan sebuah bandh di Bihar, Chhattisgarh, Benggala Barat dan Jharkhand mulai Selasa tengah malam. DIG (Divisi Palamu) Rajkumar Lakra mengatakan kepada media, “Kami telah mengerahkan polisi bersenjata distrik dan pasukan paramiliter di distrik Palamu, Garhwa dan Latehar di bawah divisi Palamu untuk menangani situasi apa pun selama bandh.”

Rajkumar Lakra mengatakan bahwa Inspektur Polisi dari ketiga distrik yang terkena dampak Naxal telah diarahkan untuk memperketat pengaturan keamanan selama bandh tersebut. Selain itu, dia juga diminta untuk mengawasi rel kereta api, gedung-gedung milik sektor publik dan memastikan kelancaran lalu lintas jalan.

DIG mengatakan patroli telah diintensifkan di daerah sensitif dan tersangka ditahan sebagai tindakan pencegahan, katanya. Bandh tiga hari yang disebut oleh Maois akan menjadi yang kedua dalam tiga hari terakhir.

Organisasi ilegal itu mengadakan Bharat Bandh pada 20 November untuk memprotes penangkapan baru-baru ini terhadap Prashant Bose yang berusia 75 tahun, istrinya Sheela Marandi dan empat lainnya oleh polisi distrik Seraikela-Kharsawan di Jharkhand. Bose alias Kishan Da memiliki karunia Rs 1 crore di kepalanya.

Ekspansi

Pengaturan keamanan yang rumit telah dibuat di divisi Palamu Jharkhand mengingat bandh tiga hari yang dipanggil oleh organisasi terlarang di empat negara bagian untuk memprotes penangkapan pemimpin puncaknya Prashant Bose alias Kishan Da. Seorang perwira polisi senior memberikan informasi ini pada hari Selasa.

Seorang perwira polisi senior mengatakan bahwa CPI (Maois) telah menyerukan sebuah bandh di Bihar, Chhattisgarh, Benggala Barat dan Jharkhand mulai Selasa tengah malam. DIG (Divisi Palamu) Rajkumar Lakra mengatakan kepada media, “Kami telah mengerahkan polisi bersenjata distrik dan pasukan paramiliter di distrik Palamu, Garhwa dan Latehar di bawah divisi Palamu untuk menangani situasi apa pun selama bandh.”

Rajkumar Lakra mengatakan bahwa Inspektur Polisi dari ketiga distrik yang terkena dampak Naxal telah diarahkan untuk memperketat pengaturan keamanan selama bandh tersebut. Selain itu, dia juga diminta untuk mengawasi rel kereta api, gedung-gedung milik sektor publik dan memastikan kelancaran lalu lintas jalan.

DIG mengatakan patroli telah diintensifkan di daerah sensitif dan tersangka ditahan sebagai tindakan pencegahan, katanya. Bandh tiga hari yang disebut oleh Maois akan menjadi yang kedua dalam tiga hari terakhir.

Organisasi ilegal itu mengadakan Bharat Bandh pada 20 November untuk memprotes penangkapan baru-baru ini terhadap Prashant Bose yang berusia 75 tahun, istrinya Sheela Marandi dan empat lainnya oleh polisi distrik Seraikela-Kharsawan di Jharkhand. Bose alias Kishan Da memiliki karunia Rs 1 crore di kepalanya.

Posted By : data hk 2021