Kasus Jammu Dan Kashmir Terdaftar Terhadap Mantan Wakil Walikota Srinagar Penipuan Crores Rupee
Srinagar

Kasus Jammu Dan Kashmir Terdaftar Terhadap Mantan Wakil Walikota Srinagar Penipuan Crores Rupee

Meja Berita, Amar Ujala, Jammu

Diterbitkan oleh: Biro Jammu dan Kashmir
Diperbarui Jum, 12 Nov 2021 01:42 WIB

Ringkasan

Selama interogasi, terungkap bahwa kelompok tersebut memiliki enam unit bisnis lain dan telah mengumpulkan fasilitas pinjaman sebesar Rs 138 crore.

mendengar berita

Central Investigation Agency (CBI) telah mendaftarkan FIR terhadap Sheikh Imran, mantan wakil walikota Srinagar Municipal Corporation dan direktur Kehwa Group, sehubungan dengan penipuan multi-crore dengan Jammu dan Kashmir Bank. Syaikh dituduh menyalahgunakan uang yang diberikan sebagai subsidi yang diberikan untuk mendirikan cold storage.

Para pejabat mengatakan bahwa Grup Kehwa mendapat pinjaman sebesar Rs 138 crore. Kemudian pinjaman ini dinyatakan sebagai NPA (non-performing assets) dan diselesaikan dengan Rs 78 crore di bawah skema penyelesaian satu kali dengan bantuan pejabat bank.
Baca juga- Pertemuan Srinagar: Teroris Riyaz terbunuh, fidayeen berencana menyerang, ulama Shiraz terbunuh di Kulgam

Kasus tersebut sebelumnya sempat diselidiki Biro Antikorupsi (ACB) yang menangkap Imran pada Desember 2019. ACB kemudian mengatakan bahwa sebagian besar pinjaman yang diberikan oleh Kehwa Square Pvt Ltd untuk pembangunan gudang di Pulwama dialihkan.

Ekspansi

Central Investigation Agency (CBI) telah mendaftarkan FIR terhadap Sheikh Imran, mantan wakil walikota Srinagar Municipal Corporation dan direktur Kehwa Group, sehubungan dengan penipuan multi-crore dengan Jammu dan Kashmir Bank. Syaikh dituduh menyalahgunakan uang yang diberikan sebagai subsidi yang diberikan untuk mendirikan cold storage.

Para pejabat mengatakan bahwa Grup Kehwa mendapat pinjaman sebesar Rs 138 crore. Kemudian pinjaman ini dinyatakan sebagai NPA (non-performing assets) dan diselesaikan dengan Rs 78 crore di bawah skema penyelesaian satu kali dengan bantuan pejabat bank.

Baca juga- Pertemuan Srinagar: Teroris Riyaz terbunuh, fidayeen berencana menyerang, ulama Shiraz terbunuh di Kulgam

Kasus tersebut sebelumnya sempat diselidiki Biro Antikorupsi (ACB) yang menangkap Imran pada Desember 2019. ACB kemudian mengatakan bahwa sebagian besar pinjaman yang diberikan oleh Kehwa Square Pvt Ltd untuk pembangunan gudang di Pulwama dialihkan.

Posted By : hongkong prize