Pekerja laboratorium Indonesia ditangkap, dituduh secara curang menggunakan kembali usap hidung COVID

Pekerja laboratorium Indonesia ditangkap, dituduh secara curang menggunakan kembali usap hidung COVID


Kelima pekerja itu diyakini telah mengantongi sekitar $ 2.590 sehari sejak pertengahan Desember dengan menagih orang untuk tes tercemar. Pegawai laboratorium melakukan pengujian yang sah menggunakan penyeka kapas steril kepada sekitar 100 orang setiap hari dan menggunakan kembali penyeka untuk pengujian pada sekitar 150 orang lainnya, yang berarti ribuan pengujian selama periode tersebut.

Memuat

Setelah polisi menerima petunjuk tentang operasi tersebut, seorang petugas yang menyamar pergi ke lab bandara untuk menjalani tes dan menyerahkan usap hidung. Dia mendapat hasil positif palsu, kata Hadi Wahyudi, juru bicara Polda Sumatera Utara.

Kembali ke kantor polisi, petugas yang menyamar menerima tes lain yang hasilnya negatif.

Polisi menggerebek laboratorium pada hari Selasa, menangkap lima karyawan dan menyita ratusan penyeka kapas daur ulang. Mereka juga menyita lebih dari $ 13.000 dalam bentuk tunai dan laptop yang digunakan untuk menghasilkan dokumen yang diberikan kepada orang-orang untuk mengesahkan hasil tes mereka.

Indonesia, negara terpadat keempat di dunia, telah melaporkan hampir 1,7 juta kasus virus korona dan lebih dari 45.000 kematian, terbanyak di Asia Tenggara, menurut Universitas Johns Hopkins. Pakar kesehatan telah memperkirakan bahwa jumlah tersebut sebenarnya berkali-kali lipat lebih tinggi karena pengujian terbatas.

Negara ini telah pulih dari lonjakan yang memuncak pada akhir Januari tetapi rata-rata masih ada lebih dari 5.000 kasus baru setiap hari. Kampanye vaksinasi nasional sedang dilakukan, dan lebih dari 19 juta dosis telah diberikan.

The New York Times

Di Buat dan Disajikan Oleh : Totobet SGP