Penerbangan Indonesia yang Hilang Kehilangan 10.000 Kaki Dalam Waktu Kurang dari Satu Menit: Laporkan

NDTV News


New Delhi:

Boeing 737-500 milik maskapai penerbangan yang berbasis di Indonesia yang hilang hari ini tak lama setelah lepas landas kehilangan ketinggian hingga 10.000 kaki dalam satu menit, menurut layanan pelacakan penerbangan Flightradar24. Ketinggian tertinggi yang dicapai pesawat adalah 10.900 kaki, sedangkan ketinggian terakhir yang tercatat adalah 250 kaki.

Pesawat Sriwijaya Air lepas landas dari ibu kota Indonesia, Jakarta, dan menuju ke Pontianak di provinsi Kalimantan Barat, media lokal melaporkan. Penerbangan SJ182 mulai kehilangan ketinggian sekitar empat menit setelah lepas landas, Flightradar24 melaporkan.

Pesawat itu dioperasikan oleh Boeing 737-500 “klasik” dengan nomor registrasi PK-CLC (MSN 27323). Penerbangan pertama yang direkam pesawat itu pada Mei 1994, berusia sekitar 26 tahun.

Sinyal dari penerbangan hilang pada 07:40:27 Coordinated Universal Time (UTC), menurut Flightradar24. Ini sekitar jam 12.40 di India.

Newsbeep

Tidak jelas berapa jumlah penumpang dan awak pesawat Boeing 737-500 itu saat lepas landas dari bandara internasional Soekarno-Hatta Jakarta, meski berkapasitas sekitar 130 orang. Waktu tempuh penerbangan antara Jakarta dan Pontianak biasanya 90 menit.

Pada Oktober 2018, hampir 190 orang tewas ketika sebuah jet Lion Air Boeing 737 MAX menabrak Laut Jawa sekitar 12 menit setelah lepas landas dari Jakarta dalam penerbangan satu jam rutin. Kecelakaan itu – dan penerbangan fatal berikutnya di Ethiopia – membuat Boeing terkena denda $ 2,5 miliar atas klaim itu menipu regulator yang mengawasi model 737 MAX, yang dilarang terbang di seluruh dunia setelah dua kecelakaan mematikan itu.

Di Buat dan Disajikan Oleh : Data HK