Prancis Mengirim 28 Ton Perlengkapan Medis Ke India Pada Hari Minggu Untuk Membantu Memerangi Pandemi

NDTV Coronavirus


Pengiriman Prancis diharapkan menyertakan wadah oksigen cair, ventilator, persediaan medis (File)

New Delhi:

Prancis pada Minggu akan mengirim 28 ton pasokan medis ke India, termasuk delapan pabrik pembangkit oksigen besar, sebagai bagian dari “misi solidaritas” untuk membantu negara itu dalam memerangi gelombang kedua pandemi virus korona yang menghancurkan.

Duta Besar Prancis untuk India Emmanuel Lenain mengatakan pabrik tersebut akan mampu membuat delapan rumah sakit “oksigen otonom” selama lebih dari 10 tahun.

“Fase pertama dari misi solidaritas Prancis sedang berlangsung. Dua puluh delapan ton peralatan medis akan diterbangkan besok, termasuk delapan pabrik oksigen kelas dunia yang akan membuat delapan rumah sakit India oksigen otonom selama 10+ tahun,” cuitnya.

Pengiriman Perancis juga diharapkan terdiri dari wadah oksigen cair, ventilator dan perlengkapan medis lainnya.

Pada hari Selasa, Kementerian Prancis untuk Eropa dan Urusan Luar Negeri telah mengatakan sedang melaksanakan “misi solidaritas yang luar biasa” untuk membantu rakyat India menyusul seruan dukungan dari Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Pada hari Sabtu, Jerman mengirimkan 120 ventilator ke India.

Sumber mengatakan Jerman akan mengirim produksi oksigen bergerak dan pabrik pengisian minggu depan dan 13 personel teknis Jerman telah datang ke India untuk pemasangan dan pelatihan peralatan. Mereka mengatakan Jerman juga mengirimkan pengiriman Remdesivir dan obat-obatan lainnya.

Sumber tersebut mengatakan sebuah lembaga Jerman yang menangani masalah terkait COVID-19 akan menyelenggarakan webinar tentang pengurutan virus dengan tim teknis India.

Mereka mengatakan pengadaan perbekalan medis juga dilakukan dari perusahaan swasta Jerman.

“Misalnya, 24 tangki pengangkut oksigen diperoleh dari perusahaan Jerman Linde oleh Tata. Oil India Corporation Limited memperoleh empat tangki oksigen dari perusahaan Jerman Albatross,” kata seorang sumber.

Rusia pada hari Sabtu mengirimkan gelombang pertama 1.50.000 dosis vaksin Sputnik V COVID-19 ke India.

Duta Besar Rusia untuk India Nikolay Kudashev mengatakan keampuhan Sputnik V termasuk yang tertinggi di dunia, dan vaksin tersebut juga akan efektif melawan strain baru COVID-19.

Ketika India berjuang melawan gelombang kedua pandemi virus korona yang menghancurkan, beberapa negara di seluruh dunia mengirimkan pasokan medis untuk membantunya mengatasi situasi tersebut.

Negara-negara terkemuka yang telah mengumumkan bantuan ke India termasuk AS, Rusia, Prancis, Jerman, Australia, Irlandia, Belgia, Rumania, Luksemburg, Singapura, Portugal, Swedia, Selandia Baru, Kuwait dan Mauritius.

Beberapa negara sudah mengirimkan suplai.


Di Buat dan Disajikan Oleh : Result SGP