Protes Di Shrinagar – Protes PDP di luar Raj Bhavan di Srinagar
Srinagar

Protes Di Shrinagar – Protes PDP di luar Raj Bhavan di Srinagar

mendengar berita

Srinagar. Presiden PDP Mehbooba Mufti mengatakan bahwa Letnan Gubernur Manoj Sinha harus meminta maaf kepada rakyat Kashmir bersama dengan keluarga mereka yang tewas di Hyderpora. Melakukan pawai protes dari kediamannya ke Raj Bhavan pada hari Minggu, dia juga menuntut untuk menyerahkan mayat Amir Magre dari Ramban kepada kerabat. Dia meminta hukuman tegas bagi mereka yang terlibat dalam kasus Hyderpora.
Mehbooba mengatakan, karena LG adalah kepala Komando Terpadu, dia harus meminta maaf dan penyelidikan yudisial harus dilakukan atas insiden tersebut. Dia juga meragukan dugaan teroris Pakistan. Dikatakan, dia tidak melihat wajah keempat orang tersebut, sehingga ada tanda tanya di seluruh kejadian tersebut. Mehbooba menuduh bahwa negara itu sedang dijalankan dalam agenda BJP-RSS. Negara atau Jammu dan Kashmir tidak berjalan sesuai dengan konstitusi. Dia mengatakan ada lebih banyak penganiayaan di sini karena Jammu dan Kashmir adalah negara bagian mayoritas Muslim. Mantan Ketua Menteri mengatakan bahwa Pusat telah membunuh demokrasi di sini. Mereka tidak mengizinkan siapa pun untuk berbicara atau memprotes.

Srinagar. Presiden PDP Mehbooba Mufti mengatakan bahwa Letnan Gubernur Manoj Sinha harus meminta maaf kepada rakyat Kashmir bersama dengan keluarga mereka yang tewas di Hyderpora. Melakukan pawai protes dari kediamannya ke Raj Bhavan pada hari Minggu, dia juga menuntut untuk menyerahkan mayat Amir Magre dari Ramban kepada kerabat. Dia meminta hukuman tegas bagi mereka yang terlibat dalam kasus Hyderpora.

Mehbooba mengatakan, karena LG adalah kepala Komando Terpadu, dia harus meminta maaf dan penyelidikan yudisial harus dilakukan atas insiden tersebut. Dia juga meragukan dugaan teroris Pakistan. Dikatakan, dia tidak melihat wajah keempat orang tersebut, sehingga ada tanda tanya di seluruh kejadian tersebut. Mehbooba menuduh bahwa negara itu sedang dijalankan dalam agenda BJP-RSS. Negara atau Jammu dan Kashmir tidak berjalan sesuai dengan konstitusi. Dia mengatakan ada lebih banyak penganiayaan di sini karena Jammu dan Kashmir adalah negara bagian mayoritas Muslim. Mantan Ketua Menteri mengatakan bahwa Pusat telah membunuh demokrasi di sini. Mereka tidak mengizinkan siapa pun untuk berbicara atau memprotes.

Posted By : hongkong prize