Sensex Terjun Lebih Dari 700 Poin; Saham Perbankan Memimpin Kerugian

NDTV News


Indeks Bank Dunia adalah sektoral pecundang teratas di BSE, merosot lebih dari 2 persen.

Indeks acuan telah tergelincir lebih dari satu persen di sesi sore untuk diperdagangkan mendekati posisi terendah hari itu, karena kekhawatiran seputar kasus Covid yang meningkat kembali menghantui para pelaku pasar setelah reli empat hari. Pada pukul 1:45 siang, BSE Sensex diperdagangkan pada 49.064,45, lebih rendah 700,05 poin atau 1,33 persen dan NSE Nifty berada di 14.715,25, turun 163,45 poin atau 1,30 persen. Indeks Bank Dunia adalah sektoral pecundang teratas di BSE, merosot lebih dari 2 persen.

Namun, indeks BSE Midcap dan BSE Smallcap terus mengungguli rekan-rekan mereka yang berkapitalisasi besar dan diperdagangkan datar.

Sementara itu, India membukukan rekor kenaikan harian kasus virus korona 386.452 pada hari Jumat, sementara kematian akibat COVID-19 melonjak 3.498 selama 24 jam terakhir, menurut data kementerian kesehatan.

Di sisi saham khusus, HDFC kembar HDFC dan Bank HDFC telah menyelam hampir 4 persen di BSE, sementara Bank ICICI, SBI dan Kotak Mahindra masing-masing kehilangan sekitar 2 persen. Hindustan Unilever, Tata Motors dan Hindalco adalah pecundang signifikan lainnya di antara saham BSE.

Di sisi lain, ONGC, Divi’s Lab, Coal India dan Grasim melawan tren yang lemah, mencatatkan keuntungan masing-masing sebesar 1-4 persen di BSE. Dan Reliance Industries diperdagangkan lebih rendah 0,8 persen pada Rs 2007 menjelang hasil.

Di Buat dan Disajikan Oleh : Togel HKG