Tangsiri, Pasukan Transregional Berusaha Ganggu Keamanan Kawasan – iran news daily iran news now


TEHRAN (Berita Iran) – Teluk Persia dalam keamanan penuh dan pasukan transregional berusaha untuk mengganggu keamanan kawasan, kata Laksamana Ali Reza Tangsiri.

“Hari ini, kami memiliki kendali penuh dan aristokrasi atas seluruh Teluk Persia,” tambahnya.

“Kami memiliki aristokrasi lengkap dalam hal tenaga kerja di kawasan, selain pemantauan intelijen dengan radar dan sistem elektronik dan elektro-optik,” katanya.

Tangsiri menyoroti, “Amerika Serikat harus meninggalkan Teluk Persia dan tidak ada cara lain selain mengevakuasi kawasan itu,” menambahkan, “Teluk Persia adalah milik Iran dan negara-negara di selatan Teluk Persia.”

Sebelumnya, Komandan Pasukan Pengawal Revolusi Islam Laksamana Muda Ali Reza Tangsiri telah melakukan kunjungan ke pulau Greater and Lesser Tunbs di Teluk Persia untuk menegaskan kembali kesiapan Angkatan Laut IRGC untuk melindungi perbatasan perairan Iran dan mempertahankan kepentingan negaranya, situs berita IRGC SepahNews melaporkan.

Kunjungan tersebut berlangsung pada hari Jumat dan komandan Iran didampingi oleh beberapa jenderal senior Angkatan Laut IRGC.

Dalam kunjungan tersebut, Tangsiri meninjau situasi terkini kesiapan tempur pasukan yang ditempatkan di pulau-pulau tersebut, menggarisbawahi perlunya menjaga kesiapan, kewaspadaan, dan pengawasan intelijen penuh di area sensitif misi mereka.

Tangriri mengatakan survei lapangan mereka menunjukkan bahwa pasukan, sistem, dan peralatan Iran berada pada tingkat kesiapan yang diinginkan untuk mempertahankan perbatasan air dan kepentingan serta keamanan Iran.

Hal itu disampaikan Laksamana Muda Hossein Khanzadi dalam pertemuan dengan Komandan Angkatan Laut IRGC Alireza Tangsiri.

“Hari ini, suasana kerjasama antara Angkatan Darat dan Angkatan Laut Garda sangat kuat dan efektif,” kata Khanzadi, menurut Fars.

Tangsiri, pada bagiannya, mengatakan kekuatan pertahanan Iran dan kekuatan pencegahan adalah karena persatuan dan integritas Angkatan Bersenjata di bawah pedoman Panglima Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Laksamana Muda Tangsiri sedang memimpin delegasi komandan dan wakil mereka untuk menyampaikan belasungkawa atas kematian 19 pasukan Angkatan Laut Iran dalam insiden baru-baru ini di Laut Oman.

Sembilan belas pelaut Iran tewas dan 15 lainnya cedera dalam insiden fatal untuk kapal pendukung Kenarak di perairan negara itu dekat pelabuhan selatan Jask di Laut Oman pada 10 Mei.

Menyusul kejadian tersebut, Panglima TNI Mayjen Abdolrahim Mousavi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang berduka.

“Saya mengungkapkan belasungkawa saya yang terdalam atas kemartiran sejumlah orang kulit putih [uniform] pemakai Angkatan Laut Iran hingga Pemimpin Revolusi Islam dan keluarga yang berduka serta semua rekan tentara saya, ”tulis Mousavi dalam sebuah pesan.

Dia juga berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menganugerahi para syuhada tempat tertinggi di surga atas keberanian dan ketidakegoisan mereka.

Pejabat senior militer dan sipil Iran lainnya menyatakan belasungkawa atas insiden mematikan tersebut, berharap kesabaran bagi keluarga yang berduka.

Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif menulis pidato untuk mengenang para pelaut yang tewas.

Berbicara pada sesi kabinet pada hari Rabu, Presiden Hassan Rouhani meyakinkan rakyat Iran bahwa mereka akan diberitahu tentang penyebab insiden tersebut segera setelah ditentukan.

“Sangat disayangkan bagi kami bahwa kami kehilangan personel muda Angkatan Laut kami dalam kecelakaan yang menyayat hati,” katanya, menurut Press TV.

“Saya secara eksplisit dan dengan rendah hati memberi tahu keluarga para martir bahwa kabinet dan seluruh pemerintah berbagi kesedihan dan tragedi mereka,” tambahnya.

Di Buat dan Disajikan Oleh : Togel Online